[KLARIFIKASI] Driver Ojol Umar Masih Hidup dan Dirawat di RS Pelni
Uncategorized Kompas
![[KLARIFIKASI] Driver Ojol Umar Masih Hidup dan Dirawat di RS Pelni](https://dummyimage.com/877x678/d9d9d9/404040.png&text=Dummy+Image)
KOMPAS.com - Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Moh Umar Amirudin dikabarkan tewas pada Kamis (28/8/2025) akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Di media sosial beredar pamflet ucapan belasungkawa untuk Umar. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar ini perlu diluruskan.
Narasi yang beredar
Kabar kematian pengemudi ojol bernama Umar pada Kamis (28/8/2025) dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
Inalillahi wa'inailahi rojiun telah berpulang kerahmatulallah Moh,Umar Amirudin.
Surga untukmu kang, K4s!h4n k4ng ojol nya t3rl!nd45 r4npur br!mob polri ,
Bakalan panjang kayak nya nie D3mo ny4, Ya Allah selamatkan negeri kami. Lindungi saudara_saudara kami di sana yang sedang berjuang,
Screenshot Klarifikasi, Driver Ojol Umar Masih Hidup dan Dirawat di RS Pelni
Dua orang pengemudi ojol menjadi korban kekekerasan aparat pada Kamis (28/8/2025). Mereka adalah Moh Umar Amirudin dan Affan Kurniawan.
Dikutip dari Tribunnews.com, Umar menjadi korban pengeroyokan diduga aparat saat kericuhan pecah di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025).
Umar dirawat intensif di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat, dan pada Jumat (29/8/2025) dini hari, ia sudah sadar meski masih kesakitan.
"Sudah agak sadar, yang dirasakan katanya di bawah dada (rusuk), bekas tendangan,” kata kakaknya, Syaripudin, di lokasi, Jumat (29/8/2025) dini hari.
Selain di bagian dada, Umar pun mengalami luka di bagian lain seperti kepala dan lengannya. Di kepalanya ada bekas injakan.
Menurut Syaripudin, Umar sebenarnya baru saja selesai mengambil pesanan dan tidak mengetahui perihal demonstrasi di sekitar DPR.
"Dia kan habis narik, jadi nggak ketahuan kalau dia bukan sebagai pendemo,” ujarnya.
Sementara itu, Affan Kurniawan meninggal dunia dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat terjadi kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025).
Sebagaiman diberitakan Kompas.com, Affan dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan selama beberapa jam di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.