[SALAH] Dana Desa Dihapus, Diganti “Program untuk Rakyat”
Politik Mafindo
Pada Sabtu (3/1/2026), beredar foto [arsip] di Halaman Facebook “Abdul Kds” berisi narasi:
“HEBOH ! Dana Desa dihapus diganti d3ng4n progr4m untuk r4ky4t.
DI SUBSIDIKAN MENJADI:
1-beras murah
2-bbm murah
3-tabung gas murah
4-sembako murah
5-listrik murah
D4ripada K4des d3mo tidak j3las di Jakarta. Sudah 10 tahun d4ana d3sa, n4mun desa juga tidak ada k3majuan, h4nya Kepala desa nya yang gemuk, namun rakyat semakin kurus.
Per Rabu (14/1/2026), unggahan ditonton lebih dari 167.000 kali dan dibagikan ulang 73 kali, serta menuai 630-an komentar dan disukai sekitar 2.200-an pengguna.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “dana desa dihapus dan diganti dengan program untuk rakyat” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Perencanaan Keuangan Negara Tahun 2026”. Penelusuran teratas mengarah ke laman resmi kemenkeu.go.id yang berisi informasi publik UU APBN dan Nota Keuangan. Dalam Nota Keuangan RAPBN 2026 Dana Desa masih dianggarkan pemerintah beserta penambahan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dengan anggaran sekitar Rp83 triliun sebagai bagian dari dukungan terhadap desa.
Untuk diketahui, Pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp60,57 triliun pada TA 2026, sebagaimana tercantum dalam UU APBN 2026 yang merupakan turunan dari Nota Keuangan RAPBN 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan alokasi Dana Desa APBN 2025 yang sekitar Rp71 triliun. Alokasi tersebut ditujukan untuk pembangunan dasar, afirmasi desa tertinggal, dan insentif desa berprestasi.
Salah Sumber: https://www.facebook.com/share/r/1CoPqMJ8o2/
- https://www.facebook.com/share/1BdbXi9KG6/
- https://www.facebook.com/share/r/1CoPqMJ8o2/
- http://archive.today/r5p86
- https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/keuangan-negara/uu-apbn-dan-nota-keuangan
- https://media.kemenkeu.go.id/getmedia/0d55974c-45ad-48f4-8db3-3804b37d195e/Buku-II-Nota-Keuangan-RAPBN-TA-2026.pdf?ext=.pdf