[SALAH] Chemtrails di Langit Bekasi Dan Jawa Barat diklaim Sebagai Cuaca dan Penyakit Buatan

Health Mafindo

[SALAH] Chemtrails di Langit Bekasi Dan Jawa Barat diklaim Sebagai Cuaca dan Penyakit Buatan
Narasi

Akun Instagram “infocibitung” pada Sabtu (17/01/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut:

🚨TONTON SAMPAI HABIS DAN BACA SAMPAI HABIS 🚨

Cuaca Buatan dan “Sakit Buatan” kini bukan lagi sekadar rumor. Setelah beberapa hari terakhir dilaporkan melintasi berbagai Wilayah di Jawa Barat, pagi ini pukul 08:00 WIB, pesawat misterius tersebut kembali menampakkan diri di langit Bekasi, meninggalkan jejak putih panjang yang menutup cakrawala. 

✈️? terpantau melintas rendah dan meninggalkan jejak putih panjang (chemtrails) yang tidak kunjung hilang. Fenomena ini diduga kuat bukan sekadar uap air biasa, melainkan penyemprotan bahan kimia berbahaya secara sengaja! ✈️⚠️

? Teror Berulang di Langit Jawa Barat

Warga di beberapa wilayah Jawa Barat melaporkan bahwa intensitas kemunculan pesawat ini semakin sering. Polanya selalu sama: pesawat melintas, meninggalkan jejak kimia (chemtrails), lalu disusul dengan hujan buatan yang membawa dampak buruk bagi kesehatan.

? Dampak Nyata: “Sakit Berjamaah”

Efek dari penyemprotan bahan kimia ini mulai memakan korban. Hujan yang turun bukan membawa berkah, melainkan membawa zat berbahaya yang merusak imun tubuh.

Laporan Gejala:

Mata Perih: Air hujan yang mengenai mata terasa sangat menyengat, seperti mengandung zat asam. Sakit Buatan: Lonjakan kasus batuk, pilek, radang tenggorokan, dan demam tinggi terjadi secara mendadak tepat setelah hujan turun. Kulit Gatal: Beberapa warga mengeluhkan iritasi kulit setelah terpapar rintik hujan.

? Banyak pihak menduga ini adalah aksi manipulasi cuaca jahat atau eksperimen biologi yang sengaja menargetkan populasi di wilayah padat penduduk seperti Jawa Barat. Bahan kimia yang disemprotkan diduga kuat mengandung zat yang memicu gangguan pernapasan massal.

“Bukan cuma sekali, belakangan ini sering banget lewat. Habis itu pasti orang serumah langsung pada tumbang kena batuk pilek,” ungkap salah satu warga Bekasi di media sosial.

Video tersebut menampilkan Dharma Pongrekun sebagai narasumber. Namun, klaim yang disampaikan dalam video tidak didukung oleh sumber resmi, data yang dapat diverifikasi, maupun bukti ilmiah yang kredibel. Nama Dharma Pongrekun beberapa kali menyampaikan pernyataan yang memuat untuk memperkuat narasi konspiratif, terutama soal kesehatan, pandemi, dan agenda global.

Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 158 ribu kali, 236 interaksi komentar, 536 dibagikan ulang, dan 843 disimpan.

Penjelasan

Sebelumnya informasi serupa pernah diulas oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo dalam judul “[SALAH] Chemtrails Penyebar Virus Penyakit Muncul di Langit Pantura” tayang Senin, (19/07/2021).

Istilah chemtrail merupakan teori konspirasi yang mulai beredar sejak 1990-an dan hingga kini tidak pernah terbukti secara ilmiah. Fenomena garis putih di langit yang sering diklaim sebagai chemtrail sebenarnya adalah contrail (condensation trail), yaitu jejak kondensasi uap air yang membeku menjadi kristal es akibat perbedaan suhu dan kelembapan tinggi di atmosfer saat pesawat melintas. Penjelasan ini telah disampaikan oleh berbagai lembaga resmi seperti FAA, EPA, NASA, dan NOAA.

Klaim bahwa contrail mengandung zat kimia berbahaya, seperti barium, juga telah dibantah para ahli karena didasarkan pada kesalahan penafsiran data laboratorium. Informasi keliru serupa kembali muncul pada Desember 2025 pascabencana banjir di Sumatera yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan apa yang disebut chemtrail. Klaim ini telah diklarifikasi oleh Kompas.com melalui artikel berjudul “[HOAKS] Chemtrail Penyebab Banjir Sumatera” yang tayang pada 16 Desem

Kesimpulan
Klaim tentang contrail sebagai penyebar penyakit, penyebab banjir, maupun pemicu perubahan cuaca tidak memiliki dasar ilmiah dan telah berulang kali dibantah oleh lembaga resmi serta pemeriksa fakta. Garis putih di langit merupakan contrail akibat proses alamiah di atmosfer. Sehingga video dengan klaim “contrail di langit Bekasi dan Jawa Barat diklaim sebagai cuaca dan penyakit buatan” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Hasil Periksa fakta

Salah Sumber: https://archive.ph/m2AQf

Referensi