[SALAH] Indonesia Jual Beras Rp10.000 per Kg ke Malaysia

Politik Mafindo

[SALAH] Indonesia Jual Beras Rp10.000 per Kg ke Malaysia
Narasi

Akun Facebook “Nengsih Purnama Sari”, pada Kamis (14/05/2026) mengunggah gambar [arsip] dengan narasi Presiden Prabowo Subianto menjual beras ke Malaysia dengan harga Rp10.000 per kg, unggahan itu disertai dengan takarir sebagai berikut:

Sama rakyat sendiri jual beras Rp 13000 - 14000/kg. Tapi ekspor malahan Rp 10.000/kg.

Gue mau tanya ini sebenarnya yang bodoh siapa? 🤔

Hingga artikel ini diterbitkan unggahan tersebut mendapatkan 826 reaksi, lebih dari 471 interaksi komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 75 kali.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri informasi terkait klaim ekspor beras Indonesia ke Malaysia yang disertai dengan gambar dan narasi tertentu. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa informasi mengenai rencana ekspor beras memang berasal dari pemberitaan media kredibel, salah satunya laporan CNN Indonesia yang menyebutkan bahwa proses tersebut masih berada pada tahap negosiasi harga antara kedua negara.

Dengan demikian, hingga saat ini belum terdapat kesepakatan final terkait harga maupun realisasi ekspor tersebut. Angka Rp10 ribu per kilogram yang beredar bukan merupakan harga resmi, melainkan hanya contoh perhitungan atau asumsi untuk memperkirakan potensi nilai transaksi.

Selanjutnya, berdasarkan pengamatan terhadap gambar yang beredar, tim pemeriksa fakta menduga bahwa visual tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Untuk memastikan hal tersebut, dilakukan pengecekan menggunakan Truthscan. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar tersebut terindikasi sebagai konten hasil AI dengan probabilitas sebesar 97%.

Kesimpulan
Angka Rp10 ribu per kilogram yang beredar hanyalah asumsi perhitungan, bukan harga resmi. Selain itu, gambar yang digunakan terindikasi merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas sebesar 97%. Dengan demikian, informasi “Indonesia Jual Beras Ke Malaysia dengan harga Rp10.000 per kg”. merupakan konten palsu (Fabricated Content).
Hasil Periksa fakta
Referensi