[SALAH] Purbaya Tidak Setuju Perjanjian Dagang Trump-Prabowo

Politik Mafindo

[SALAH] Purbaya Tidak Setuju Perjanjian Dagang Trump-Prabowo
Narasi

Akun Facebook "Amellia Ayu" pada Senin (12/01/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut :

"presiden prabowo dan Trump telah sepakat memulai perdagangan besar tapi Purbaya kurang setuju...!!!!! setelah rampas minyak Venezuela Trump minta prabowo berikan akses mineral seperti Nikel dan tambang..!!!saya setuju berikan akses Trump 0% saja pajak dari kita" Hingga Selasa (20/01/2026) unggahan itu telah dilihat sekitar 360 ribuan kali, disukai 5 ribuan dan menuai 1,2 ribuan komentar.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci "Purbaya tidak setuju perjanjian dagang Trump-Prabowo" ke mesin pencarian Google. Pencarian mengarah ke sejumlah artikel, yakni:

  • detik.com "Purbaya Sebut Ekonomi RI Kebal Imbas Tarif Trump cs, tapi Harus Tetap Waspada" yang tayang pada Rabu (10/09/2025) dan

  • kompas.tv "Perjanjian Tarif RI AS Segera Diteken Prabowo dan Trump Sebelum Akhir Januari 2026"

Dalam sumber-sumber tersebut tidak ada klaim yang membenarkan bahwa Purbaya tidak setuju akan perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. 

Menurut detik.com, Purbaya justru menyatakan ekonomi Indonesia relatif tahan terhadap dampak kebijakan tarif AS, meski tetap perlu waspada terhadap perlambatan ekonomi global. 

Sementara itu, Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat dikabarkan tengah menyiapkan perjanjian tarif yang rencananya diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump sebelum akhir Januari 2026.

Kesimpulan
Tidak ditemukan bukti atau pernyataan resmi yang membenarkan klaim. Prabowo dan Trump rencananya akan teken Kesepakatan Dagang RI-AS Akhir pada Januari 2026. Unggahan dengan narasi “Purbaya tidak setuju perjanjian dagang Trump-Prabowo” merupakan konten palsu (fabricated content).
Hasil Periksa fakta
Referensi