[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Rekrutmen PLN 2026

Lowongan Mafindo

[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Rekrutmen PLN 2026
Narasi

Beredar video [arsip] pada Sabtu (14/2/2026) dari akun TikTok “SEPUTAR PLN” disertai takarir:

REKRUTMEN PT PLN (PERSERO) 2026 RESMI DIBUKA!

Saatnya jadi bagian dari energi perubahan untuk Indonesia!

Pendaftaran Dibuka: 10 Januari - 27 Maret 2026

Terbuka untuk: Lulusan SMA/SMK, D3/D4, S1, hingga S2

Biaya Pendaftaran: GRATIS! (Tidak dipungut biaya apa pun)

Bersama PLN, kamu bukan hanya bekerja kamu ikut menerangi negeri dan membangun masa depan energi yang lebih andal, hijau, dan berkelanjutan.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini!

Siapkan berkas terbaikmu dan raih karier impian di perusahaan BUMN kebanggaan Indonesia. PLN - Energi untuk Masa Depan Indonesia.

Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), terdapat tautan yang disematkan dibio akun.

Per Selasa (25/2/2026), unggahan tersebut telah mendapat 1.900-an tanda suka, puluhan komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 2.521 kali.

Penjelasan

TurnBackHoax memasukkan kata kunci “Pendaftaran PT PLN (Persero) 2026” ke mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang berkaitan dengan klaim

TurnBackHoax kemudian mengakses laman resmi rekrutmen PT PLN (Persero) rekrutmen.pln.co.id.

Diketahui, hingga saat ini belum ada pembaruan terbaru terkait rekrutmen PT PLN (Persero). Rekrutmen terakhir yang dibuka adalah untuk jenjang S2 dan S1 Bidang Hukum PLN Group Tahun 2025, yang berlangsung November 2025.

Mengutip dari wongkito.co “Hoaks: Lowongan Kerja PT PLN, Cek Faktanya” tayang Selasa (17/2/2026). Disebutkan bahwa tidak menemukan informasi tersebut secara spesifik yang mengarah ke pembukaan lowongan kerja PT PLN (Persero) tahun 2026.

TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “SEPUTAR PLN”. Diketahui, tautan tersebut mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, serta nomor Telegram.

Kesimpulan
Unggahan berisi tautan “pendaftaran rekrutmen PLN 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).
Hasil Periksa fakta

Salah Sumber: https://archive.ph/cyEHG

Referensi